NASIONAL

Satu Proyektil Penembak Brutal Ditemukan Lagi di Lapas Sleman

Proyektil ini ditemukan petugas yang sedang bersih-bersih.
Rabu, 27 Maret 2013
Oleh : Ita Lismawati F. MalauDaru Waskita (Yogyakarta)
Ketua Komnas HAM, Siti Nurlaila (tengah) memberi keterangan kepada wartawan di Lapas 2B Cebongan, Sleman, DIY.
VIVAnews - Petugas Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, menemukan satu butir peluru yang tercecer di Sel Blok A-5,  Rabu 27 Maret 2013. Di blok itu lah empat tahanan ditembaki secara brutal oleh sekelompok bercadar, Sabtu pekan lalu.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siti Nurlaila mengatakan, proyektil itu ditemukan seorang petugas yang sedang membersihkan lokasi penembakan. Rencananya, penjara itu akan kembali dihuni 31 tahanan.

"Satu proyektil peluru itu ditemukan kemarin," kata Siti Nurlaila di Polda DIY, Rabu 27 Maret 2013. Proyektil itu selanjutnya diserahkan kepada Polda DIY sebagai barang bukti dan bahan penyelidikan lebih lanjut.

Komnas HAM juga ingin berkoordinasi dengan Polda mengenai temuan-temuan paska penembakan di lapas itu dan meminta jaminan keamanan bagi warga Nusa Tenggara Timur yang tinggal di Yogyakarta. "Mereka yang tinggal di Yogya hingga sekarang masih was-was," tukasnya.

Siti kembali menegaskan adanya indikasi pelanggaran HAM pada insiden yang menewaskan empat tahanan itu. "Saat ini juga belum ada bukti baru. Namun kami yakin dengan bukti-bukti yang ada, kasus pelanggaran HAM berat ini akan terungkap."

Keempat tahanan yang tewas tersebut merupakan titipan Polda DIY. Mereka adalah tersangka kasus pengeroyokan anggota Kopassus, Serka Heru Sentosa, 19 Maret sebelumnya. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found