NASIONAL

KSAD Akui TNI Masih Pakai Peluru Kaliber 7,62 Mm, Standar Sniper

Peluru tersebut digunakan untuk AK-47 dan G33.

ddd
Jum'at, 29 Maret 2013, 18:46 Iwan Kurniawan, Tommy Adi Wibowo
Warga Kunjungi Alutsista TNI di Bandara Halim Perdanakusuma
Warga Kunjungi Alutsista TNI di Bandara Halim Perdanakusuma (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Markas Besar TNI AD mengakui masih menggunakan peluru kaliber 7,62 milimeter. Penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan 31 selongsong peluru kaliber 7,62 milimeter saat olah tempat kejadian perkara di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, DIY.

"Peluru kaliber 7,62 mm masih kita gunakan. Karena kaliber besar banyak digunakan untuk sniper," kata Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Jakarta, Sabtu 29 Maret 2013.

Ia menjelaskan peluru kaliber 7,62 mm digunakan untuk senjata sniper, AK-47, dan G33. Semua senjata tersebut, katanya, masih digunakan di satuan tempur TNI AD.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman mengatakan, senjata yang digunakan oleh belasan pelaku penyerangan Lapas Cebongan itu kini sudah tidak dipakai anggota TNI lagi.

“Setahu saya dan sudah kami cek, kaliber 7,62 bukan standar TNI lagi,” kata Marciano di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 25 Maret 2013.

Oleh sebab itu meskipun banyak pihak menduga pelaku penyerangan Lapas Cebongan merupakan anggota TNI, Marciano meminta masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Menduga-duga bisa saja. Tetap itu harus dibuktikan melalui suatu proses penyelidikan yang dilakukan pihak-pihak terkait. Kami mendukung kepolisian untuk melakukan proses itu,” kata dia.

Hasil penyelidikan sementara yang dilaporkan kepolisian kepada Panglima TNI, seperti disampaikan KSAD, disebutkan adanya keterlibatan TNI. Ini yang membuat Panglima memerintahkan dibentuknya tim investigasi. KSAD janji tim akan menuntaskan kasus ini setuntas-tuntasnya. "Intinya yang salah saya hukum, yang benar saya bela," kata dia. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
warsawa
30/03/2013
begundaaaaaaaaaaaal harus mati
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
29/03/2013
KOK ANDA LEBIH TAHU YA DARI KSAD, ANDA BISA GANTIIN KSAD TUHHH....
Balas   • Laporkan
dulkamid
29/03/2013
Ya bedalah pak. Yang satu 7,62x39mmR m1943 yang satu 7,62x51mm NATO. Yang satu buat varian AK47, AKM, RPK buat blok timur, satunya lagi buat standar NATO kayak G33, FN FAL, L1A1, M60, FN GPMG, dan sniper menengah. Gak bisa tukar pake lah pak.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com