NASIONAL

Kronologi Penyerangan Lapas Cebongan Versi Pelaku

Pelaku penyerbuan adalah anggota Grup II Kopassus, Kandang Menjangan

ddd
Kamis, 4 April 2013, 19:54 Ita Lismawati F. Malau, Syahrul Ansyari
Pemaparan tim investigasi TNI atas kasus penyerbuan Lapas Cebongan, Sleman DIY.(Ki-ka): Brigjen TNI Unggul K Yudoyono, Letnan Kolonel TNI Richard Tampubolon, Brigjen TNI Rukhman Ahmad.
Pemaparan tim investigasi TNI atas kasus penyerbuan Lapas Cebongan, Sleman DIY.(Ki-ka): Brigjen TNI Unggul K Yudoyono, Letnan Kolonel TNI Richard Tampubolon, Brigjen TNI Rukhman Ahmad. (ANTARA/M Agung Rajasa)

VIVAnews - Ketua Tim Investigasi penyerangan Lapas Cebongan, Slemen, Brigjen TNI (CPM) Unggul K Yudhoyono membeberkan kronologi terjadinya penyerangan Lapas, Sabtu, 23 Maret 2013 yang lalu. Empat tewas dalam penyerbuan itu.

Peristiwa tersebut bermula saat beberapa prajurit sedang melakukan latihan di Gunung Lawu mendengar ada anggota Kopassus dikeroyok dan dibunuh dengan keji, sadis dan brutal. Tak terima, rekan sesama korps dibunuh, mereka pun naik pitam.

"Karena jiwa rasa korsa mereka reaksi dan ajak temannya yang berjumlah 11 orang. Ini karena jiwa korsa tinggi. Apalagi proses penganiayaan begitu sadis, brutal dan biadab," kata Unggul dalam keterangan pers di Media Center Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis 4 April 2013.

Unggul menuturkan, oknum Kopassus itu mendengar informasi mengenai pembunuhan itu secara tidak sengaja dari masyarakat yang mengetahui adanya pembunuhan tersebut.

"Ini informasi didapatkan secara tak sengaja. Di jalan, dengar dari orang. Ini ada pengawalan mobil ketat. Makanya dia bergerak ke Lapas Cebongan, jadi tidak ada info yang disampaikan resmi. Jadi secara kebetulan. Masyarakat ditanya di jalan," tuturnya.

Setelah peristiwa tersebut terjadi, lanjut Unggul, pihaknya langsung mengusut dengan membentuk tim investigasi yang diketuai oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie Wibowo.

Tim tersebut berkoordinasi dengan tim dari Kepolisian Polda Yogyakarta untuk mencari informasi tambahan. Setelah itu, proses berikutnya dan penyelesaian selanjutnya dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat. (umi)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
misterje
04/04/2013
SEBENTAR LAGI AKAN ADA DEMO DARI KELOMPOK PREMAN, KONTRAS, KOMNAS HAM, DLL, DENGAN TUNTUTAN BUBARKAN KOPASSUS !
Balas   • Laporkan
coba2an
04/04/2013
Masa bodoh semua,yg penting negara sudah untung dgn matinya 4 sampah masyarakat.HIDUP KOPASSUS........
Balas   • Laporkan
tysa
04/04/2013
Bravo Kopasus
Balas   • Laporkan
siapapun juga tidak prajurit tidak masyarakat umum kalo temannya atau anggota keluarganya dianiaya hingga dibunuh, dia akan berupaya melakukan pembalasan..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com