NASIONAL

Telusuri Suap Lahan Kuburan, KPK Periksa Ruang Bupati

KPK menangkap tangan tujuh orang dalam kasus suap pengurusan izin.

ddd
Rabu, 17 April 2013, 16:50 Hadi Suprapto, Ayatullah Humaeni (Bogor)
Penggeledehan KPK
Penggeledehan KPK (ANTARA/Widodo S. Jusuf)
VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah ruangan kerja Bupati Bogor Rachmat Yasin dan wakilnya Karyawan Faturahman, Rabu 17 April 2013. Ini menyusul tertangkapnya dua staf Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Bogor yang diduga terlibat suap pembebasan lahan di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.

Karyawan mengatakan, penyidik KPK memeriksa ruang kerjanya untuk mencari administrasi dan jalannya surat pembebasan lahan itu. "Lahan di Tanjung Sari ini untuk Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU)," katanya kepada wartawan usai ruangannya digeledah oleh KPK.

Menurut Karyawan, izin untuk Tempat Pemakaman Bukan Umum itu sudah ada dari Pemkab Bogor. "Perizinannya sudah ditandatangani," katanya.

Dalam kasus suap ini, KPK telah menangkap tangan tujuh orang dalam kasus suap pengurusan izin. Kesembilan orang itu masing-masing berinisial, ST (Direktur PT GP), N (Staf PT GP), U (staf Pemkab Bogor), I (perantara), W (perantara), dan dua sopir.

Selanjutnya, penyidik kembali menangkap dua orang lagi berkaitan kasus tersebut, yakni ID dan AM. ID ditangkap bersama AM pada Rabu pagi di rumahnya di kawasan Ciomas, Bogor. Sebelumnya penyidik telah mengamankan barang bukti uang dalam tas ransel hitam yang ditaksir bernilai Rp800 juta.

Juru bicara KPK, Johan Budi mengatakan, penangkapan ini berkaitan dengan pengurusan izin lokasi tanah di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor. "Sementara izin itu akan digunakan pemakaman khusus," kata Johan di kantornya, Rabu. Tanah yang akan dijadikan pemakaman khusus itu diketahui seluas 1 juta meter persegi. (adi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com