NASIONAL

Oknum Polisi Terlibat Pembunuhan Sadis Siswi SMK

Korban diperkosa, lalu dibunuh dan dibakar.

ddd
Rabu, 24 April 2013, 20:02 Sandy Adam Mahaputra, Daru Waskita (Yogyakarta)
foto ilustrasi pembunuhan
foto ilustrasi pembunuhan  

VIVAnews - Kasus pemerkosaan disertai pembunuhan dengan cara dipukul dan dibakar yang menimpa PR (16), tidak saja melibatkan pacarnya sendiri. Namun juga melibatkan oknum anggota polisi.

"Ya betul, memang ada oknum anggota polisi yang terlibat kasus ini," kata Kapolres Sleman Ajun Komisaris Besar Pol Hery Sutrisman, Rabu 24 April 2013

Dia menjelaskan, oknum polisi yang terlibat berinisial Hr (53). Tersangka adalah anggota Opsnal Unit Reskrim Polres Kalasan, Sleman.

Menurut Hery, anggota tersebut kini ditangani oleh Propam Polda DIY. Tapi, tidak menutup kemungkinan akan diajukan ke peradilan umum. "Seberapa jauh keterliban oknum polisi itu masih didalami baik Propam maupun Reskrim Polres," ujarnya.

Brigadir polisi berpangkat Briptu ini masuk Polri melalui Sekolah Calon Tamtama, sehingga saat usianya sudah berkepala lima, masih berpangkat Brigadir Satu.

Dia menambahkan, total pelaku yang berjumlah 7 orang sudah tertangkap semua. Dua tersangka utama adalah mantan pacar korban bernama Yonas (19) warga dusun Gatak Selomartani, Kalasan dan Bg (16).

Diketahui, warga di Dusun Kringinan Selomartani, Kalasan, Sleman digegerkan penemuan mayat perempuan dalam kondisi terbakar di rerumpunan pohon bambu.

Perempuan malang tersebut diketahui bernama PR (16), warga Dusun Medelan, Ngemplak, Sleman. Sebelum ditemukan sudah tidak bernyawa, korban yang merupakan pelajar SMK YPPK Maguwoharjo berpamitan untuk pergi makan malam bersama teman-temannya. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
freedy13th
24/04/2013
hayoo... brani ga hakimnya mutusin hukuman mati? kaya' pratu yg di jabar, yg bunuh pacar sm ibunya itu ? kl ga brani, brati hukum militer lbh tinggi dr hukum sipil & polisi hrs diadili kaya' militer, biar klakuannya ga ngawur trs...
Balas   • Laporkan
satria_baja_hitam
24/04/2013
Ini yg salah sumbernya apa wartawanya ya, masak ada Polres Kalasan ? xixixixixixi.........
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com