NASIONAL

FPI Siap Berjihad ke Myanmar

PBB sudah mengakui ada genoside, tapi tidak melakukan apa-apa.

ddd
Jum'at, 3 Mei 2013, 19:14 Iwan Kurniawan, Taufik Rahadian
Massa FPI demo di Kedubes Myanmar
Massa FPI demo di Kedubes Myanmar (VIVAnews/Rohimat)
VIVAnews - Front Pembela Islam meminta segala bentuk penindasan yang dialami oleh muslim Rohingya segera dihentikan. Bahkan, FPI siap untuk terjun langsung berjihad di Myanmar jika tuntutan ini tidak diindahkan oleh pemerintah Myanmar.

"Kalau tuntutan ini tidak diselesaikan dan genoside tetap terjadi, FPI, Majelis Muslim Indonesia, Jamaah Anshar Tauhid, dan seluruh ormas Islam di Indonesia bahkan ASEAN akan mengobarkan jihad," ujar Ketua Front Pembela Islam, Habib Rizieq, Jumat 3 Mei 2013.

Selain itu, FPI menuntut agar pemerintah Myanmar membatalkan undang-undang yang mencabut kewarganegaraan penduduk Rohingya. UU ini, Habib melanjutkan, yang memicu terjadinya konflik horizontal hingga terjadinya pembantaian besar-besaran penduduk Rohingya di Myanmar.

"Mereka (Rohingya) dibunuh, dibantai, diperkosa, dan banyak diusir dari pengungsian. Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa," lanjut Habib.

Menurut Habib, Persatuan Bangsa-Bangsa sudah mengakui adanya genoside di Myanmar, namun ternyata tidak melakukan apa-apa. Sementara itu, negara-negara Timur Tengah dinilai tutup mata dengan adanya peristiwa ini.

"Kalau PBB tidak mampu melakukan apa-apa dan negara Arab menutup mata dari kedzaliman yang ada di Myanmar, kami umat Islam yang akan memutuskan dengan cara kami. Tidak ada jalan lain kecuali jihad ke Myanmar," kata Habib.

Dalam aksi tersebut, Habib Rizieq berusaha menemui Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, namun gagal. Duta Besar tidak ada di tempat, karena sedang mengikuti rapat di Sekretariat Jenderal ASEAN.

"Kami hanya bertemu dengan orang-orang kepercayaannya, mereka tidak dapat memberikan kepastian. Tapi, insya Allah dalam dua hari ini akan ada dialog antara Duta Besar dan ormas-ormas Islam," ujar Habib.

Habib mengatakan, jika Duta Besar Myanmar menutup pintu dialog, FPI siap untuk melakukan unjuk rasa dengan massa yang lebih besar.

"Apapun yang terjadi dengan kedutaan ini, kami tidak tanggung jawab kalau mereka menutup pintu dialog," sambung Habib.

Terkait penangkapan teroris tadi malam yang diduga akan meledakkan Kedubes Myanmar, Habib menyatakan FPI tidak ada kaitannya dengan itu. "Tidak ada kaitan demo ini dengan tindak teroris hari ini," kata Habib Rizieq.

Ia menyampaikan, unjuk rasa hari ini murni bentuk keprihatinan terhadap permasalahan yang terjadi pada muslim Rohingya di Myanmar. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Dewi
13/06/2013
Rumah tangga sendiri tidak terurus, mau urus pula rumah tangga org lain. Tidak sadar.... Makna i dulu arti jihad. BUBARKAN FBI = pemberontak
Balas   • Laporkan
bambang6274
11/06/2013
halaaaah....cuma OMDO...100% yakin cuma OMDO. Emang ada yang mo bayarin? Kalau nggak ada duitnya mana mau mereka kesana.....wkwkwk. Udah.... doain aja biar muslim myanmar pada slamet, nggak usah sok jagoan deh...ntar FPI jadi bahan ketawaan lagi...wkwk
Balas   • Laporkan
allahu akbar dukung niat" ormas" ISLAM untuk berjihad... jangan dengarkan orang" yang menghina kalian untuk mlakukan prbuatan baik....
Balas   • Laporkan
artstyle | 08/05/2013 | Laporkan
FPI Jihad ke myanmar??? ah paling omdo!! kan FPI terkenal jago kandang doang!! kemaren2 koar-koar mau jihad ke palestina, tp mana??? xixi...
danildan
07/05/2013
FPI harus sering2 kepengadaian biar bisa baca slogan ini "mengatasi masalah tanpa masalah"
Balas   • Laporkan
blondot2012
07/05/2013
ha..ha..ha... LOL
Balas   • Laporkan
mgm11
07/05/2013
lebih baik, pakai doa dari pada kita ke negeri orang malah bisa nambah masalah, think twice sebelum terlambat, kalo mau tetap berjihad ya silahkan, berjihad lah yg positif, jgn merugikan diri sendiri dan orang lain.
Balas   • Laporkan
aligenk | 10/06/2013 | Laporkan
semua muslim itu bersaudara
penonton1
04/05/2013
oww bagus lah langsung sono, napain juga demo kedubes sini, mereka juga ga punya kuasa hentikan perintah atasan di sono.
Balas   • Laporkan
Andi lau
04/05/2013
Palingan cuma omong doang tuh..
Balas   • Laporkan
diaspora
04/05/2013
FPI jgn berangkat, musuh islam lbh banyak di dlm negeri,
Balas   • Laporkan
mgm11 | 07/05/2013 | Laporkan
memangnya Islam punya musuh ya? siapa musuhnya? yg anda maksud itu, musuh Islam atau musuh anda sendiri? jgn mengatasnamakan Islam kalau anda punya musuh !!
mgm11 | 07/05/2013 | Laporkan
memangnya Islam punya musuh ya? siapa musuhnya? itu yg anda maksud ,musuh Islam atau musuh anda sendiri? wassalam
Arman0408
03/05/2013
Pergi lah semua fpi ke sana tapi awas jangan pulang lagi ke indonesia, tapi aku rasa cuma nama2 nya aja yg pulang.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com