NASIONAL

OPM Klaim Akan Buka Kantor Lagi di Beberapa Negara

"Mana saja negara itu sementara ini rahasia."

ddd
Senin, 6 Mei 2013, 20:12 Denny Armandhanu, Banjir Ambarita (Papua)
Pemimpin OPM Benny Wenda (baju merah) dan Gubernur Oxford Mohammad Niaz Abbasi (kedua dari kiri)
Pemimpin OPM Benny Wenda (baju merah) dan Gubernur Oxford Mohammad Niaz Abbasi (kedua dari kiri) (Freewestpapua.org)

VIVAnews - Dibukanya kantor OPM di Oxford, Inggris, akan menjadi pintu bagi diresmikannya kantor-kantor lainnya di beberapa negara. Menurut Ketua Parlemen Nasional Papua Barat Buchtar Tabuni ini adalah bukti dukungan bagi perjuangan Papua Merdeka.

Ditemui VIVAnews, Senin 6 Mei 2013, Tabuni mengatakan bahwa selain Oxford, kantor OPM juga sudah dibuka di Vanuatu bagian Pasifik. Beberapa negara, klaim dia, akan menyusul menerima OPM berkantor.

"Setelah Inggris, negara lain juga sudah bersedia membuka kantor OPM, mana saja negara itu sementara ini rahasia," ujar Tabuni.

Dengan adanya kantor OPM di sejumlah negara, kata Buchtar, perjuangan Papua Merdeka akan semakin gencar dan harapan itu kian terbuka lebar. "Tentu kantor di OPM di berbagai negara bisa kami anggap sebagai kedutaan kami, dan kampanye Papua Merdeka nantinya akan lebih efektif," jelasnya.

Dibukanya kantor OPM di Oxford mendapat dukungan penuh dari walikota Mohammad Niaz Abbasi. Pembukaannya sendiri dihadiri oleh para tokoh dan politisi Inggris. "Ini bentuk dukungan terhadap perjuangan Papua Merdeka oleh pemerintah Inggris," kilahnya.

Pemerintah Indonesia telah menyampaikan protesnya dengan memanggil Duta Besar Inggris untuk RI Mark Canning. Pemerintah Inggris dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan NKRI atas Papua, namun Inggris mengatakan bahwa pembukaan kantor OPM di luar kendali pemerintah pusat. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com