NASIONAL

Autad Rawa, Teroris Sekelas Abu Roban yang Masih Buron

Nama itu selama ini belum pernah muncul dari jaringan teroris.

ddd
Sabtu, 11 Mei 2013, 17:46 Sandy Adam Mahaputra, Siti Ruqoyah
Lokasi penangkapan terduga teroris di Kampung Batu, Bandung.
Lokasi penangkapan terduga teroris di Kampung Batu, Bandung. (Riefki Farandika Pratama (Bandung))
VIVAnews - Mabes Polri merilis nama baru pentolan teroris yang beroperasi di wilayah Sulawesi Selatan dan Bima yakni Autad Rawa. Namanya muncul setelah terungkapnya kelompok teroris Abu Roban. Autad Rawa diduga memiliki hubungan erat dengan Santoso dan Abu Roban.

Kepala Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT), Anysaad Mbai, mengaku telah mengetahui nama Autad. Menurut dia, nama itu memang selama ini belum pernah muncul dari jaringan teroris yang telah tertangkap.

"Autad Rawa itu nama aslinya Sabar, dia memiliki kualitas yang sama dengan Abu Roban dan Abu Uswah," kata Ansyaad di Jakarta, Sabtu 11 Mei 2013.

Sebelumnya, kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar menjelaskan, kemampuan dan kekuatan Autad Rawa hampir sama dengan Gembong teroris Santoso yang menjadi amir muhajidin Indonesia Timur.

Hanya saja, kata Boy, Autad Rawa lebih banyak berkegiatan di Sulawesi Selatan. "Diduga dalam pelariannya dari Poso itu, banyak juga terkait aktivitas di Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Tengah, dia kelihatannya juga punya pengaruh," ungkap Boy beberapa waktu lalu.

Autad Rawa saat itu lari ke Sulawesi Tengah setelah kepolisian melakukan operasi terpadu di Poso. Saat itu, Poso memanas karena kelompok teroris pimpinan Santoso yang sedang melaksanakan pelatihan di Tamanjeka melakukan penyerangan terhadap petugas polisi.

Suasana makin tegang saat kepolisian melakukan penangkapan terhadap sejumlah kelompok teroris tersebut, sampai akhirnya kelompok teroris pun melakukan balasan sehingga ada beberapa anggota Brimob yang gugur saat itu.

Melihat hal tersebut, Mabes Polri tidak tinggal diam dan mengirimkan pasukannya ke Poso untuk mengejar para pelaku sampai akhirnya banyak dari anggota teroris kabur ke luar Sulawesi Tengah.

"Dari apa yang terjadi Sulawesi Selatan, karena ada penemuan di Enrekang (bom rakitan) beberapa bulan lalu. Di Pinrang, termasuk ke Bima. Disitulah muncul nama itu (Autad Rawa)," kata Boy.

Autad Rawa diduga pernah melaksanakan pelatihan militer di Poso bersama pentolan teroris Santoso. Kemudian mereka berpencar di mana-mana. Polisi menduga mereka ada saling kontak terus dalam membangun sel-sel baru.
"Dia tidak di belakang layar, karena belum tertangkap dia kesannya di belakang layar. Padahal mungkin dia di depan," katanya.

Kepolisian terus mencari benang merah antara kelompok Abu Roban, Santoso, dan Autad Rawa. Bagaimanapun hasil rampokan Abu Roban begitu besar sehingga bisa mendanai kelompok teror yang kini dipimpin Santoso dan Autad Rawa.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
b.label80
12/05/2013
bikin ceritanya panjang...biar DENSUS 88 tetap exsis..
Balas   • Laporkan
audiotherapy
11/05/2013
WEHHH NGERI....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com