NASIONAL

Klewang Bisa Setubuhi Anggota Geng Motor Sinchan

Mereka harus berhubungan badan dengan Klewang bila ingin bergabung.
Selasa, 14 Mei 2013
Oleh : Eko Priliawito
Klewang, panglima geng motor

VIVAnews - Mardijo alias Klewang, Panglima Besar geng motor Exalt to Coitus (XTC) punya kuasa penuh atas hidup seluruh anak buahnya. Sejumlah persyaratan harus mereka penuhi bila ingin masuk geng motor pimpinannya.

Bahkan, khusus untuk anggota geng motor Sinchan (Sindikat Hantu Nekat) yang seluruh anggotanya perempuan, kabarnya mereka sampai harus bersedia, astagfirullah, berhubungan badan dengan Klewang bila ingin bergabung.

"Klewang memang suka memaksa anggotanya berhubungan badan. Laporan mengenai kejadian ini sedang kami dalami," kata Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Pol. Adang Ginanjar, Selasa, 14 Mei 2013.

Anggota geng motor Sinchan diperkirakan mencapai 100 orang. Tidak sedikit dari mereka adalah gadis remaja yang masih berstatus sebagai pelajar. Mereka kebut-kebutan sembari melakukan berbagai aksi kejahatan.

Tidak hanya Klewang, anak buahnya yang sudah berstatus panglima juga boleh berhubungan badan sesuka hati dengan anggota geng Sinchan.

Geng XTC memang beranggotakan para kriminal. Dari hampir 500 anggotanya, ada sekitar 50 orang yang tercatat sering melakukan berbagai tindak kejahatan. Mereka ini adalah kelompok garis keras dan merupakan anggota Klewang yang paling loyal.

Banyak laporan masuk, mereka kerap melakukan berbagai aksi kekerasan dan perampasan, mulai dari uang tunai maupun sepeda motor, sampai perusakan fasilitas-fasilitas umum di Pekanbaru. 

Pada tahun lalu, Markas Polresta Pekanbaru pernah dilempari anggota geng ini. Tak cuma merusak kantor polisi, kawanan Klewang juga merusak kaca Bank Lippo, studio foto, warnet, dan mobil yang parkir di jalanan Pekanbaru. Mereka menyerang karena tidak terima Klewang ditangkap. '

Polisi pun menangkap 15 anggota geng ini. Satu pelakunya adalah seorang wanita. Mereka kebanyakan berusia belasan tahun dan masih pelajar SMP dan SMU. (kd)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found