NASIONAL

Kasus Impor Sapi, KPK Periksa Gubernur Sumut

Gatot Pujo Nugroho membantah menerima aliran dana suap impor daging.

ddd
Kamis, 16 Mei 2013, 10:24 Aries Setiawan, Dedy Priatmojo
Gatot Pujo Nugroho (kanan) saat dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara, Kamis 14 Maret 2013.
Gatot Pujo Nugroho (kanan) saat dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara, Kamis 14 Maret 2013. (VIVAnews/Harry Ondo Saragih)

VIVAnews - Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus korupsi dan pencucian uang pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian.

Gatot yang baru saja terpilih menjadi pemimpin di Sumut itu diperiksa hari ini, Kamis, 16 Mei 2013, untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pantauan VIVAnews, Gatot yang mengenakan jas hitam kemeja putih tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.15 WIB.

"Jadi sesuai dengan surat panggilan, saya diminta sebagai saksi kasus LHI. Tahu semua kan? Itu saja," ujar Gator di gedung KPK.

Gatot mengaku belum mengetahui materi pertanyaan yang akan dikonfirmasi kepadanya. Namun, kemungkinan besar, Gatot akan dikonfirmasi terkait pertemuan antara Luthfi Hasan Ishaq, Ahmad Fathanah, Menteri Pertanian Suswono dan Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, di Medan pada Januari lalu.

Gatot mengaku sempat menghadiri pertemuan tersebut. Pertemuan itu dilakukan menjelang operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK.

"Saya kapasitasnya kan sebagai kader partai dan juga sebagai Gubernur. Jadi saya hadir di acara formal saja. Pada waktu itu di acara safari dakwah DPP PKS. Saya di acara formal," tutur Gatot.

Dia membantah ikut menerima aliran dana suap impor daging dari Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaq. "Insya Allah tidak ada. Pastinya. Nanti kami jelaskan," katanya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ardi2013
16/05/2013
Coba uraikan fakta dan kronologis yg paling masuk akal hingga Ex Presiden PKS bisa tertaut ke lingkaran kejahatan Ahmad Fathanah atau Olong. saya gak mengerti begitu tertangkap Ahmad Fatanfah menyebutkan uang 1M akan di berikan ke LH...
Balas   • Laporkan
statman | 16/05/2013 | Laporkan
apa KPK anda anggap bodoh?? anda sj yg gak connect atau mmg pikiran anda yg gak nyampe? giliran partai lain ksandung KPK pasti anda komen gk jelas tanpa fakta
wongdermayumelungomong
16/05/2013
Maju Terus KPK. BASMI PARTAI Munafik
Balas   • Laporkan
ardi2013 | 16/05/2013 | Laporkan
tolong uraikan secara rinci dan masuk akal ttg keterlibatan PKS dan bagaimana kronologis sebenar nya. out of the box please


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com