NASIONAL

Ditanya Uang US$40 Ribu, Luthfi Sebut Fathanah Bayar Utang

Aliran dana US$40 ribu itu terungkap dalam rekaman telepon.

ddd
Jum'at, 17 Mei 2013, 22:48 Arfi Bambani Amri, Dedy Priatmojo
Transkrip pembicaraan telepon Luthfi Hasan Ishaaq dengan Ahmad Fathana
Transkrip pembicaraan telepon Luthfi Hasan Ishaaq dengan Ahmad Fathana (VIVAnews/ Erick Tanjung)

VIVAnews - Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, membantah telah menerima uang US$40 ribu dari Ahmad Fathanah. Penyataan itu disampaikan jaksa KPK saat mengonfirmasi adanya laporan bahwa Fathanah pernah memberikan uang US$40 ribu kepada Luthfi.

"Dia punya utang ke saya," kata Luthfi Hasan Ishaaq beralasan saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat 17 Mei 2013.

Luthfi berdalih memiliki bukti Ahmad Fathanah memang berutang US$40 ribu padanya. "Saya punya bukti dia punya utang ke saya," ujar Luthfi.

Atas kesaksian Luthfi, jaksa lantas memutar rekaman percakapan antara Luthfi Hasan dengan Fathanah terkait uang US$40 ribu. Sebab, jaksa meyakini, uang tersebut terkait pengurusan kuota impor daging.

Berikut isi rekaman Luthfi Hasan dan Ahmad Fathanah pada 14 Januari 2013:

Luthfi: Halo

Fathanah: Mau dibawa ke mana nganter ini yang empat puluh ribu dolar?

Luthfi: Eee empat puluh ribu?

Fathanah: Iya, dua ratus lima puluh sudah transfer ke itu, siapa itu. Dua ratus lima puluh juta, transfer. Terus...

Luthfi: Ente ada di mana sekarang?

Fathanah: Ana lagi di Depok. Tapi mau ke Jakarta. Mau diantarin ke mana?

Luthfi: Ana lagi di DPP jam satu baru mau meninggalkan DPP.

Fathanah: Ya sudah. Ana usahakan deh kalau lewat DPP, lewat DPP ana tinggalin langsung jalan nih. Ya udah siap aja.

Luthfi: Ana kirain ente mau kirim lima ratus lima puluh.

Fathanah: Eh, jadi ana rugi. Ini ini bisa-bisa, bisa-bisa gunung antum ini, gunung antum ini, nanti ana kasih tau, gunung antum bisa meledak lho. Artinya betul-betul nggak ada pemasukan di antum. Terus korek korek korek korek korek korek akhirnya, akhirnya meledak sendiri deh. Nggak kayak bisa tidur lagi di rumah.

Luthfi: Nggak... nggak yang yang yang dulu kantong pajak dua puluh lima persen. Kalau yang sekarang.... Haha...

Fathanah: Ya Allah, ini pajak kali ini. Pajak preman, ya akhi. Ini pajak preman ini.

Luthfi: Ya udah. Ana jam satu berangkat, kalau mau ke sini sebelum jam satu ya.

Terkait percakapan itu, Luthfi tetap bersikukuh bahwa Fathanah memang memiliki utang US$40 ribu kepada dirinya. "Sebelumnya, Fathanah juga punya utang US$20 ribu, tapi dikembalikan US$15 ribu. Dia mau pinjam US$40 ribu, saya sebutkan jangan dipotong lagi seperti sebelumnya," kata Luthfi. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
hebat orang indonesia udah pake US dollar utangnya, sekali kali pake euro ato mata uang asing lainnya
Balas   • Laporkan
indoforum.org
18/05/2013
par.tai korup.tor sa.pi
Balas   • Laporkan
kaderbego
18/05/2013
janganlah kamu tertipu wajah islami petinggi2 PKS yang menjual islam demi mencari kekayaan mereka, orang yang berakal tidak pernah mau berteman dengan Fathonah...
Balas   • Laporkan
popeyez | 18/05/2013 | Laporkan
setuju bro mereka bukan para ustad, cuma anggota PAJERO alias "Persatuan Jenggot R*s*l"
Pada tobat knapaa.. baik yg salah tp ga ngaku / yg ngebela mati2an & yg menghujat tp sama2 ga tau/ga yakin persis kejadiannya. "berbicara yang baik atau diam.." coz semua Perbuatan & Ucapan (incl comment) mencerminkan pribadinya
Balas   • Laporkan
popeyez | 18/05/2013 | Laporkan
Soalnya mereka ngga kenal yang nama mati...
skyediting
17/05/2013
seperti itulah....menutupi kebohongan dengan kebohongan lagi, mudahan2 diberi kesadaran, sadar akan kebohongannya yang semakin menyengsarakan rakyat indonesia yang ud pd sengsara ini....salut pd tukang sapu jalan biar badan kotor hatinya tetap bersih....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com