NASIONAL

Luthfi: Fathanah Pernah Dipenjara di Australia

Bukan sekali ini saja Fathanah tersandung saat berbisnis.
Sabtu, 18 Mei 2013
Oleh : Arfi Bambani Amri, Dedy Priatmojo
Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor Jakarta
VIVAnews - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq, bicara soal masa lalu sahabatnya, Ahmad Fathanah. Keduanya merupakan tersangka dalam kasus korupsi dan pencucian uang pengurusan kuota impor daging.

Menurut Luthfi, temannya semasa kuliah itu memang dikenal piawai dalam melakukan lobi terkait bisnis. Tak jarang lobi bisnisnya itu pun sampai membawanya kepada persoalan hukum.

"Setahu saya, soal Fathanah ada dua, dia punya masalah tentang human trafficking dan ada masalah dengan teman bisnisnya sampai dia dipenjara," kata Luthfi saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat 17 Mei 2013.

Saat dikonfirmasi oleh kuasa hukum terdakwa, di antara beberapa kasus yang pernah menjerat Fathanah terkait kasus penggelapan uang Rp5 miliar dan dipenjara di Australia, Luthfi tidak membantahnya. "Saya dengar itu," ujar Luthfi.

Fathanah sendiri menyebut profesinya sebagai calo. Selain mengurusi soal kuota impor daging, Fathanah juga pernah terlibat proyek pengadaan benih jagung. Belakangan di sidang, Luthfi menyebut Fathanah juga pernah menggarap proyek di Kementerian Sosial serta Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sama-sama dipimpin kader PKS. (art)
TERKAIT