NASIONAL

Muhammadiyah Larang Kadernya Golput di Pilkada Jatim

Ada 4 pasang calon yang bakal bertarung di Pilkada Jatim. Siapa saja?

ddd
Jum'at, 7 Juni 2013, 06:46 Anggi Kusumadewi, Tudji Martudji (Surabaya)
Khofifah-Herman, salah satu pasang calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jawa Timur.
Khofifah-Herman, salah satu pasang calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

VIVAnews – Organisasi massa Islam, Muhammadiyah, Jumat 7 Juni 2013, melarang kader dan warganya untuk golput (tidak memilih) pada Pilkada Jawa Timur yang akan digelar 29 Agustus 2013.

“Kami mendorong warga Muhammadiyah melaksanakan hak pilihnya di Pilkada Jatim, Pemilu Legislatif, maupun Pemilihan Presiden mendatang,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim di Surabaya.

Ikut berpartisipasi memilih salah satu kandidat, menurut Din, adalah pendidikan politik yang baik di Indonesia. Namun ia tidak mengarahkan warga Muhammadiyah untuk memilih calon tertentu. Sebagai ormas, ujar Din, Muhammadiyah tidak memasuki area dukung-mendukung di Pilkada Jatim.

Sesuai khitah atau garis haluan organisasinya, Muhammadiyah netral dan membebaskan warga memilih sesuai hati nurani. “Dari awal, Muhammadiyah tidak mau terjebak dalam kekuasaan politik tertentu. Kami akan tegas memilih dan tidak ada paksaan apapun,” kata tokoh agama kelahiran Sumbawa itu.
   
Din mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penting di Indonesia. Maka ia berharap proses demokrasi lima tahunan di Jatim berjalan aman, lancar, dan tertib.

Siapapun gubernur dan wakil gubernur yang terpilih untuk memimpin provinsi itu untuk periode 2014-2019, Muhammadiyah berharap mereka dapat membawa kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi rakyat Jawa Timur.

“Kami yakin pilihan masyarakat nantinya adalah yang terbaik. Semoga yang terpilih benar-benar menjalankan amanat rakyat. Apalagi Jatim adalah provinsi penting dan memiliki pengaruh luar biasa di tingkat nasional,” kata Din.

Empat calon

Untuk diketahui, saat ini sudah ada 4 calon gubernur dan wakil gubernur yang resmi didaftarkan ke KPU untuk maju di Pilkada Jatim. PDIP mengusung pasangan calon Bambang Dwi Hartono dan Said Abdullah. Keduanya adalah kader internal partai banteng itu. Bambang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya, sedangkan Said adalah tokoh Madura yang kini duduk sebagai anggota DPR RI.

Sementara pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf (Karsa) diusung oleh 20 partai, yaitu Golkar, Demokrat, PAN, Gerindra, PKS, Hanura, PDS, PPP, PBR, PKNU, dan 10 lainnya dari aliansi partai nonparlemen. Karsa adalah calon incumbent. Keduanya saat ini menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

Pasangan calon lain, Khofifah Indar Parawansa dan Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Herman Surjadi Sumawiredja, diusung oleh PKB, PKPB, PKPI, PPNUI, PMB, dan Partai Kedaulatan. Terakhir pasangan calon Eggy Sudjana dan Muhammad Sihat yang mendaftar dari jalur perseorangan, bukan parpol.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gondes
07/06/2013
Dlm pilgub jatim nanti jangan pilih Soekarwo krn dialah biang koruptor di jatim, mayoritas masy jatim sdh tak ingin pasangan Karsa memimpin jatim, masy mendambakan Khofifah atau Bambang DH yg jadi gubernur.
Balas   • Laporkan
babi-ngepet
07/06/2013
bok ya jangan aneh2 dehh, agama urusin agama, jangan ikut politik.Mau golput atau ngga bukan urusan loo...urus saja haklak umat, biar para pejabat ngga tambah korup
Balas   • Laporkan
indoforum.org
07/06/2013
namanya Politisasi Agama nih
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com