NASIONAL

Serbu SPBU, Pemilik Mobil Dibatasi Beli BBM Rp100 Ribu

Untuk motor diperbolehkan mengisi BBM hingga tangki penuh.

ddd
Jum'at, 21 Juni 2013, 23:17 Sandy Adam Mahaputra, Herdi Muhardi
Sejumlah pengendara bermotor memadati SPBU
Sejumlah pengendara bermotor memadati SPBU (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Antrean panjang kendaraan roda dua dan empat hampir terjadi di semua SPBU di Yogyakarta. Kondisi itu terjadi sejak sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari pantauan VIVAnews di SPBU Goce, tampak antrean panjang lebih dari 100 meter. Dua petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang cukup panjang.

"Dari tadi sore sampai malam ini antrean panjang roda dua atau roda empat terjadi. Antrean hingga keluar ke jalan raya," kata Aipda Hisyam, petugas dari Polsek Bantul Kota, DIY yang berjaga di SPBU itu, Jumat 21 Juni 2013

Pengelola SPBU membatasi pembelian BBM untuk mobil sebesar Rp100 ribu, sedangkan untuk kendaraan roda dua masih boleh membeli hingga tangki penuh. "Kalau roda dua rata-rata cuma 4 hingga 5 liter," kata petugas SPBU Goce.

Antrean yang panjang juga terjadi di SPBU Patalan Jalan Parangtritis-Yogyakarta, dan Gesikan Jalan Godean KM 8 Sidoarum, Godean, Kabupaten Sleman.

Diserbu Motor

Di lokasi berbeda, Tegal, Jawa Tengah, antrean SPBU paling banyak didominasi pengguna sepeda motor.

Dari pantauan VIVAnews, SPBU Pasifik di Jalan Mayjen Sutoyo, Tegal, Jawa Tengah diserbu warga yang mayoritas membawa sepeda motor.

Supervisor SPBU Pasifik, Agus Setiawan, mengatakan, sejak 17 Juni lalu, sudah terjadi peningkatan pembelian BBM bersubsidi. "Stok di sini mudah-mudahan masih cukup, diperkirakan sudah pas. Bahkan, kami berusaha untuk minta ke pusat," katanya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, antrean panjang seperti ini sudah dimulai sejak pukul 17.00 WIB. "Tadi, antrean bikin macet, sekarang sudah enggak, mungkin karena sudah malam," tambahnya.

Untuk mencegah aksi penimbunan dan pembelian menggunakan jeriken atau botol, sejumlah SPBU di Tegal dijaga 15 personel dari aparat kepolisian Polres Kota dan TNI.

Antrean di Padang

Di SPBU Coco Mato Aia, Kota Padang, antrean panjang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Jumlah kendaraan yang antri semakin malam semakin bertambah. Sehingga kemacetan panjang pun terjadi.

"Kita juga tidak tahu, mengapa antrian tiba-tiba sebanyak ini," kata Zuhefri kepada VIVAnews. Dari pantauan VIVAnews di lapangan sekitar pukul 20.30 WIB, antrean tidak hanya terjadi di SPBU Mato Aia. Kendaraan juga mengular di SPBU lain seperti di Sawahan, Ulak Karang, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Ir. H. Juanda Padang, Jalan Veteran Padang dan dua SPBU di Jalan Khatib Sulaiman.

Selain itu, SPBU di Simpang Gandaria habis sejak tadi siang. "Kita hanya tinggal Pertamax, tapi mereka tidak mau beli karena faktor harga," kata petugas.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kamis 20 Juni 2013 menghimbau agar masyarakat tidak berduyun-duyun ke SPBU memburu BBM. Namun itu terbantahkan dengan keaadan malam ini. "Mending saya isi minyak malam ini full. Itung-itung, isi minyak terakhir dengan harga Rp 4.500," kata Dedi, warga yang ikut antrian BBM. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com