NASIONAL

Tembakkan Gas Air Mata, Polisi Cokok 2 Pendemo di Jalan Diponegoro

Polisi berhasil mendorong para mahasiswa ke dalam kampus.

ddd
Sabtu, 22 Juni 2013, 00:41 Sandy Adam Mahaputra, Rohimat Nurbaya
Polisi mengerahkan kendaraan taktis untuk membubarkan pendemo
Polisi mengerahkan kendaraan taktis untuk membubarkan pendemo (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ratusan anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat berusaha membubarkan paksa aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Bung Karno di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 22 Juni 2013 dini hari.

Untuk membubarkan aksi itu, personel Brimob melepaskan tembakan gas air dan mengerahkan puluhan kendaraan sepeda motor taktis.

Para mahasiswa yang sempat merangsek maju hingga perempatan Megaria mencoba membalas dengan melemparkan bom molotov, tetapi akhirnya berhasil dipukul mundur.

Berdasarkan pantauan VIVAnews, setelah berhasil mendorong para mahasiswa ke dalam kampus. Polisi membawa dua orang mahasiswa dengan sepeda motor. Informasi yang dihimpun, salah satu orang mahasiswa itu bernama Bintar, yang merupakan Sekjen GMNI.

Wakil Direktur Intel Polda sempat melepaskan satu tembakan peringatan ke udara. Selain itu, Kapolres Jakarta Pusat Angesta Romano Yoyol tampak hadir dalam pembubaran itu

Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa UBK tersebut bukan yang pertama kalinya. Sejak hari Selasa 18 Juni 2013 yang lalu para mahasiswa itu sudah melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM.

Pembubaran paksa pun sudah beberapa kali dilakukan. Karena aksi unjuk rasa yang dilakukan mereka kerap kali berujung ricuh.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, baru saja mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi.

Penyesuaian harga besubsidi telah ditetapkan. Bensin premium atau gasolin Rp6.500 per liter. Lalu minyak solar atau gas oil Rp5.500 per liter. Harga berlaku serentak di seluruh Indonesia hari ini pukul 00.00WIB, Sabtu 22 Juni 2013. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kromo
22/06/2013
Lepas dari dari konteks BBM, Mahasisw dari masa ke masa tak pernah absen berada di garda terdepan membela kepentingan rakyat. Terima kasih Mahasiswa.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com