NASIONAL

Bentrok Mahasiswa Vs Polisi di Unas Makan Korban

Mahasiswa berhasil dipukul mundur ke dalam kampus.
Sabtu, 22 Juni 2013
Oleh : Sandy Adam Mahaputra, Siti Ruqoyah
Demo tolak kenaikan BBM berakhir ricuh

VIVAnews - Bentrokan antara kepolisian dengan mahasiswa Universitas Nasional (Unas) yang menggelar demonstrasi menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kampusnya di Jalan Sawo Manila, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat 21Juni 2013 tengah malam, menyebabkan tiga orang terluka dari masing-masing kubu.

Berdasarkan informasi di lapangan, tiga korban yang terluka akibat kericuhan itu, yakni seorang mahasiswa Unas bernama Reja dari Fakultas Komunikasi dan dua polisi atas nama Bripda Andi dan Aiptu Sodikin.

"Bripda Andi dari Brimob Polda Metro Jaya luka pada tangan kanan akibat lemparan batu, sedangkan Aiptu Sodikin, anggota Polsek Pasar Minggu kena pada bagian pelipis," kata Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Adry Desas Furiyanto di lokasi, Sabtu 22 Juni 2013.

Sementara itu, Humas Aksi Unas Bergerak, Feri Agus Setyawan mengecam tindakan kepolisian yang membubarkan aksinya dengan tindakan refresif.

Meski telah dipukul mundur, mahasiswa akan terus menyuarakan perlawanan terhadap rezim SBY karena tetap menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Satu mahasiswa kami menjadi korban lemparan batu dari polisi dan gas air mata. Kita akan meneruskan kasus ini, meneruskan advokasi," katanya saat ditemui usai bentrokan.

Dia menegaskan akan mengajak rekan sesama mahasiswa agar bergabung dan merapatkan barisan melawan rezin SBY, yang semakin hari makin menyengsarakan rakyat dengan menaikan BBM. "Pokoknya  kita akan lanjutkan aksi ini," tutupnya.

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, baru saja mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi.
Penyesuaian harga besubsidi telah ditetapkan. Bensin premium atau gasolin Rp6.500 per liter.

Lalu minyak solar atau gas oil Rp5.500 per liter. Harga berlaku serentak di seluruh Indonesia hari ini pukul 00.00WIB, Sabtu 22 Juni 2013. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found