NASIONAL

Sisca Pernah Gelapkan Mobil Kompol Albertus?

Kasus ini sempat menyeret ibunda Sisca. Ini yang membuat Sisca geram.
Rabu, 14 Agustus 2013
Oleh : Umi KalsumIqbal Kukuh (Bandung)
Sisca Yofie sempat memposting gambar bertuliskan kemarahan pada seseorang di akun facebook-nya
VIVAnews -   Franciesca Yofie (34) sempat memposting beberapa foto gambar berisi tulisan cacian terhadap seseorang dan diduga ada sangkut pautnya dengan kematian ibunya di akun Facebook milik dia. Dalam tulisan penuh amarah itu, Sisca menyinggung orang itu pernah menyeret ibunya ke polisi. Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Polisi Martinus Sitompul, Rabu 14 Agustus 2013, membenarkan orang yang dimaksud Sisca adalah Kompol Albertus Eko Budiharto. 

Isi tulisan itu adalah, "Di hari ke 7 kepulangan ibuku menghadap yang maha kuasa, si anji** biadab datang menabur bunga di makam ibuku yang pernah diseretnya ke kantor polisi!! Tradisi etnis kami, tak seorang pun diperkenankan menghadap atau menabur bunga ke makam orang tersebut bila orang itu pernah menaruh luka sakit di hatinya! Karena akan mengeluarkan bau bangkai di rumah, dan akan mendatangkan petaka pada yang ditinggalkannya. Pantas bau bangkai di rumah tercium menyengat! Dendamku tak akan aku hapus sampai ke liang lahatku!!

Menurut Martinus, ibunda Sisca memang pernah dimintai keterangan perihal kasus dugaan penggelapan mobil milik Kompol Albertus. "Mobil itu sendiri dipinjam almarhumah (Sisca) dan dinyatakan hilang," katanya saat ditemui di Mapolda Jabar.

Pasca mobil hilang di pertengahan 2012 itu, kata dia, Sisca juga menghilang. Saat itulah Kompol Albertus mengerahkan anggotanya mencari Sisca untuk penyelidikan keberadaan mobil yang dipinjam wanita cantik ini. "Almarhumah berpindah-pindah tempat," katanya.

Dijelaskan Martinus mobil yang dipinjam jenis Corrola DX dengan pelat nomor D 878 TL. Awalnya Mei 2012, Sisca mengirim surat ke Kompol Albertus untuk keperluan meminjam mobil. Selanjutnya pada Juni 2012, Kompol Albertus meminjamkan mobil itu ke Sisca.

"Pemeriksaan sendiri dilakukan pada September 2012 karena almarhumah (Sisca) sempat hilang sebelum mengembalikan mobilnya," ujarnya.

Sisca meninggal dengan kondisi mengenaskan. Tubuhnya terseret motor ratusan meter dan kepala penuh luka bacok. Polisi menegaskan, kasus ini murni kriminal, yakni penjambretan. Saat melawan mempertahankan tasnya, Sisca terjatuh dekat roda belakang, dan rambutnya terlilit di gir. Namun keterangan polisi ini dianggap janggal.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found