NASIONAL

Menkumham: Kalapas Tahu Sewa Menyewa Ruang Khusus Freddy

Tapi Thurman tak mengambil tindakan apa-apa. Ini pengakuan terakhirnya

ddd
Kamis, 15 Agustus 2013, 16:07 Umi Kalsum, Nur Eka Sukmawati
Thurman Saud Hutapea
Thurman Saud Hutapea (tvOne)
VIVAnews - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin buka-bukaan soal penyimpangan yang terjadi di LP Narkotika Cipinang. Meski tidak terlibat langsung, Amir memastikan mantan Kapalas Cipinang Thumrman Saud Marojahan Hutapea tahu persis adanya sewa menyewa ruangan khusus untuk terpidana mati Freddy Budiman.

Freddy merupakan gembong narkoba. Dia bahkan membuka 'pabrik' di dalam lapas. Aksinya terbongkar setelah mantan kekasihnya, Vanny Rossyene, buka mulut. Vanny mengungkapkan saat mengunjungi Freddy di lapas, ia kerap dijamu di ruang khusus. Di ruang yang belakangan diketahui sebagai ruang kerja Kepala Seksi Kegiatan Kerja Abner Jolando dan Kepala Subsi Bimbingan Kerja Irwan Syahputra, Vanny dan Freddy kerap pesta sabu dan seks.

Menurut Amir, dalam pemeriksaan terakhir, Thurman akhirnya mengakui ia mengetahui adanya penyalahgunaan ruang kerja itu. Namun sebagai Kepala Lapas, Thurman tidak melakukan tindakan pencegahan dan penertiban. Sebelumnya Thurman membantah ada fasilitas ini.

"Karena itu Thurman diberhentikan secara administrasi. Kepada tiga pimpinan yang lain akan segera diproses hukuman disiplin, bahkan bisa sampai pemberhentian dari jabatan," ujarnya.

Pasca terbongkarnya skandal Freddy, Kemenkumham memindahkannya dari Cipinang ke LP Batu, Nusakambangan. Saat tiba di Nusakambangan, petugas yang menggeledah Freddy sempat menemukan tiga paket sabu dan sim card telepon genggam. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com