NASIONAL

DPR: Mobil Murah Jangan Dikaitkan Kemacetan

Macet bisa teratasi asalkan pemerintah daerah menyiapkan cara jitu.
Sabtu, 21 September 2013
Oleh : Desy Afrianti, Nur Eka Sukmawati
Ketua DPR Marzuki Alie
VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, angkat bicara terkait maraknya mobil murah yang baru saja dirilis akhir-akhir ini. Menurutnya, persoalan kemacetan tidak bisa dikaitkan dengan industrialisasi.

"Bangun industri itu penting loh. Jangan nanti pasar tunggal ASEAN tahun 2015 justru dipenuh oleh mobil-mobil, produk-produk hasil dari negara-negara ASEAN lainnya. Kalau begitu kita berbahaya nantinya," ujar Marzuki di Jakarta, Sabtu, 21 September 2013.

Marzuki mengatakan macet bisa teratasi asalkan pemerintah daerah menyiapkan cara jitu. Selain itu, transportasi umum juga memadai. "Itu kewajiban pemerintah daerah. Jangan dikaitkan dengan industrialisasi, ini ngawur," ujar dia.

Namun, kata dia, yang paling penting dari itu semua adalah mengedepankan mobil nasional dengan harga yang terjangkau. "Mobil nasional, tapi mahal justru bebani rakyat. Sebaik-baiknya itu mobil nasional juga murah, itu penting," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku keberatan dengan mobil murah. Gubernur Jokowi khawatir kehadiran mobil murah itu akan menambah macet Ibu Kota. Atas dasar itu, Jokowi melayangkan surat protes ke Wakil Presiden Boediono.
TERKAIT