NASIONAL

Ucapan Pangdam Dinilai Sudutkan Islam

'Jika ada orang asing memakai sorban, jubah atau berjenggot, laporkan ke pihak keamanan'

ddd
Rabu, 19 Agustus 2009, 17:22 Amril Amarullah
Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto
Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto (tni.mil.id)

VIVAnews - Pernyataan Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Soetanto beberapa waktu lalu yang berbunyi, 'jika ada orang asing memakai sorban, jubah atau berjenggot, laporkan saja ke pihak keamanan,' dinilai telah mengandung unsur SARA. Bahkan pernyataan itu dinilai melukai umat Islam.

"Pernyataan itu sungguh menyinggung umat Islam dan menimbulkan kecurigaan-kecurigaan terhadap golongan Islam Salafy atau Majelis Tabligh" tegas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Irfan S Awwas Rabu, 19 Agustus 2009.

Irfan mengatakan tuduhan ataupun stigma terorisme seringkali mengarah kepada ajaran atau golongan Islam ketika terjadi teror dan aparat memeriksa wanita bercadar dan menciduk kelompok pendakwah itu adalah hal sudah keterlaluan.

"Jika ini dibiarkan maka orang tua akan melarang anaknya untuk belajar mengaji karena takut dikemudian hari dicap sebagai teroris"katanya

Terkait dengan tindakan densus 88 dalam penangkapan pelaku teroris di Temanggung beberapa waktu yang lalu, Irfan S Awwas  mengatakan densus 88 bertindak over acting serta melanggar aturan hukum. "Densus 88 bertindak berlebihan, brutal dan membabi buta" tandasnya

Lebih lanjut Irfan juga tindakan densus 88 ini akan menimbulkan keresahan bagi umat Islam. "Ada umat Islam yang dicurigai aparat langsung menangkapnya. Ini akan menimbulkan keresahan bagi umat Islam," tuturnya.

Laporan: KDW | Yogyakarta



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
uut
05/07/2010
ya setuju brantas teroris http://m.yufid.com/
Balas   • Laporkan
uut
05/07/2010
biar tau aja kalau islam sebenarnya bukan teroris http://m.yufid.com/
Balas   • Laporkan
stanley
20/03/2010
Bpk. Irfan S Awwas coba anda berpikir sebagai korban ledakan teroris, apa yang anda akan lakukan.....
Balas   • Laporkan
rangkun
19/08/2009
brantas semuanya, salut ama aparat!! dukung amerika!!
Balas   • Laporkan
AbuKampret
19/08/2009
Sebagai publik figur tdk seharusnya seorang pangdam berbicara yg justru mengarahkan ke stereotyping seperti ini, ucapan secara umum org berjenggot, sorban, jubah laporkan ke aparat akan membuat masyarakat mempunyai gambaran tertentu yg mengarah ke stereot
Balas   • Laporkan
Joy
19/08/2009
Kalau kita tidak melakukan kesalahan kenapa harus takut dengan aparat... MMI yamg terlalu berlebihan
Balas   • Laporkan
arif
19/08/2009
makanya pak pangdam klo belajar agama jangan ke amerika, belajarlah yang benar dengan sumbernya, biar ga asal ngomomg ???
Balas   • Laporkan
JihadBukanKenistaan.Com
19/08/2009
InsyaAllah dimanapun berada, salafyyin tetap akan menaati pemerintah dalam hal kebaikan dan bukan kemaksiatan. Jika memang Polri dan TNI ingin memeriksa siapapun warga negaranya, itu terserah mereka. Karena mereka yang bertanggung jawab atas keamanan nege
Balas   • Laporkan
abusayed
19/08/2009
Justru karena Islam begitu mulia maka jadi tempat para teroris menjadikannya sebagai kedok. Makanya kalo MMI tidak mengamini terorisme, bantulah menangkap teroris itu, bukan malahan mencari2 kelemahan aparat, yg bisa di persepsi sebagai tidak merestui upa
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com